Anda pernah mendengar tentang saham gorengan? Saham yang satu ini pernah menjadi sorotan pada awal tahun 2020 lalu. Tidak hanya dari kalangan investor di bursa, eksistensi saham gorengan juga menjadi sorotan Presiden Jokowi. Nah sebenarnya apa sih investasi saham gorengan itu? Bagaimana ciri-cirinya? Selengkapnya simak artikel berikut ini.

Apa itu Saham Gorengan?

Saham gorengan, dinamai dengan nama tersebut bukan tanpa alasan. Saham seperti ini dapat disamakan seperti makanan yang digoreng seperti pisang goreng, tahu goreng, bakwan dan lain sebagainya yang semakin lama digoreng akan semakin renyah dan garing. Namun anda juga sudah pasti tahu kan bahwa makanan yang digoreng terlalu lama apalagi menggunakan minyak bekas akan lebih berbahaya bagi tubuh?

Begitu juga dengan seperti ini. Saham gorengan adalah suatu saham perusahaan yang mobilitasnya tidak alami atau dengan sengaja dibuat oleh orang-orang tertentu untuk kepentingannya sendiri.

Lantas apakah saham seperti ini tidak boleh dibeli? Jawabannya adalah, boleh. Asalkan anda tidak sering-sering membelinya dan jangan terlalu lama menyimpannya. Untuk membeli saham seperti ini, anda juga harus aktif memantau pasar karena pergerakannya sangat cepat dan cenderung tidak wajar. Saham ini sangat tidak cocok jika anda masih seorang pemula di bidang investasi.

Ciri-Ciri Saham Gorengan

Suatu saham tidak mungkin secara gamblang dilabeli dengan saham gorengan, untuk itu anda perlu mengetahui ciri-ciri model investasi saham seperti ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Tidak Wajarnya Nilai Transaksi Harian

Saham gorengan biasanya memiliki kapitalisasi pasar yang kecil (biasanya hanya kategori lapis dua atau lapis tiga) namun memiliki volume dan nilai transaksi harian yang tidak wajar karena biasanya dibuat sangat tinggi. Hal ini bisa anda bandingkan dengan perusahaan sejenis, nilainya bahkan bisa dibuat menyamai saham blue chip.

Kenapa kapitalisasi pasarnya kecil? Hal ini mempermudah bandar saham untuk menciptakan saham komoditas dalam pasar modal. Selain itu, kepemilikan investor kecil akan membuat saham gorengan menjadi lebih murah.

  1. Kinerja Keuangan Tidak Sejalan dengan Kenaikan Harga

Mobilitas atau pergerakan harga yang dibuat bandar saham untuk saham seperti ini biasanya tidak dibarengi dengan kinerja keuangan yang terjadi di perusahaan. Tentu saja hal ini terjadi karena pergerakan harganya dimanipulasi dan dibuat-buat oleh pihak tertentu. Selain itu, biasanya kenaikan harga saham juga tidak sinkron dengan informasi yang dirilis oleh internal emiten.

  1. Biasanya Masuk ke Daftar UMA

Ciri saham seperti ini yang selanjutnya adalah masuk ke daftar UMA atau Unusual Market Activity yang biasanya diumumkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun tidak selalu masuk, namun daftar ini bisa dijadikan patokan. Daftar UMA pada dasarnya digunakan sebagai pemberitahuan dan peringatan bagi para investor bahwa saham saham yang ada dalam daftar telah mengalami penguatan harga yang tidak wajar dan kemungkinan besar sedang dikuasai oleh bandar saham.

  1. Bid dan Offer Tidak Wajar

Saham gorengan juga biasanya memiliki bid dan offer yang tidak wajar. Antriannya sering tidak wajah bahkan hanya ada 1 antrian dalam 1 lot per harga. Hal ini tentu tidak wajar apalagi untuk saham yang ditransaksikan dalam jumlah yang besar. Permainan bid dan offer ini memudahkan bandar untuk menaikkan harga saham.

  1. Tidak Bisa Dianalisis

Karena 4 alasan diatas, saham seperti ini juga tidak bisa dianalisis secara fundamental. Mengapa? Karena kinerja keuangan dari perusahaan tidak setinggi kenaikan harga saham yang terjadi. Selain itu, rasio keuangan dan valuasi sahamnya juga timpang dengan perusahaan pesaingnya sehingga jika dihitung pun, akan menghasilkan angka yang tidak masuk akal.

Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu saham gorengan dan bagaimana ciri-cirinya. Untuk anda yang tertarik membeli saham ini, sangat disarankan untuk berpikir dua kali karena tidak mudah untuk memainkannya demi menjaga portofolio saham milik anda.

Terakhir, yang tak kalah penting adalah memilih tempat untuk berinvestasi. Universal Broker barangkali satu dari sedikit pialang yang memahami cara kerja saham gorengan, bagaimana memanfaatkan momentum dan mengelola resiko Anda.

What's your reaction?
0COOL0WTF0LOVE0LOL