Investasi saham saat ini semakin diminati oleh berbagai kalangan terutama anak muda. Modal menabung saja, dinilai kurang efektif untuk masa depan. Salah satu bukti pertumbuhan tersebut, banyak broker bermunculan seperti Universal broker, BNI Sekuritas dan masih banyak lagi.

Saham terdiri dalam beberapa klasifikasi melalui berbagai sektor atau bidang sesuai dengan jenis usahanya. Seperti, bidang pertanian yang akan berhubungan erat dengan perkebunan, ternak, makanan, atau kehutanan. Selanjutnya, mining tidak akan jauh dari pertambangan bisa batu bara, emas, minyak bumi.

Sektor keuangan, Anda akan diperkenalkan dengan hadirnya asuransi baik kecelakaan, kesehatan, perusahaan efek, pembiayaan. Atau masih terkait dengan perdagangan mata uang, surat berharga, sektor jasa pariwisata, perhotelan. Serta berbagai infrastruktur energi dan seluruh jasa penunjangnya.

Dari sektor tersebut Anda bisa memilih, mau investasi di mana. Tetapi, banyak masyarakat lebih memilih dunia pertambangan dan keuangan. Dalam melakukan investasi atau lebih mudah memahaminya adalah menabung. Dua sektor tersebut paling cepat menghasilkan keuntungan.

Hampir setiap tahun pergerakannya terus mengalami kenaikan. Coba saja bayangkan saat ini harga emas sudah menyentuh angka Rp 900 ribu rupiah. Kemudian, sektor keuangan melalui sertifikat, obligasi, atau mata uang sekali pun. Pergerakannya sangat cepat, bahkan perhitungannya adalah detik.

Jenis-Jenis Saham

Dalam perkembangannya ada dua jenis saham. Pertama, Anda mengenal saham biasa atau dalam aktivitas perdagangannya menggunakan surat, sertifikat atau piagam sebagai tanda bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Cara mudah memahaminya seperti ini, Anda punya sertifikat sebuah kantor.

Hal ini tidak berpengaruh pada sektor apapun, karena yang berperan adalah perusahaan. Angka dalam sertifikat tersebut sebagai sebuah bukti menunjukkan kepemilikan. Bila tercantum 51%, maka setidaknya perusahaan itu adalah milik Anda karena nilai tersebut lebih tinggi.

Pemiliknya mendapatkan semua hak termasuk pendapatan serta keuntungan yang dihasilkan. Tidak hanya sampai disitu saja, kerugian juga risiko yang didapatkan. Bahkan, penentuan kebijakan ada  di tangan pemilik saham paling banyak. Selain itu, Anda mendapatkan hak untuk menentukan seluruh struktur organisasi mulai dari dewan hingga pimpinan.

Kedua, adalah saham preferen di mana kekuasaannya lebih tinggi dibandingkan pemilik saham biasa. Mereka mendapatkan keuntungan luar biasa mulai dari pendapatan dividen lebih dulu serta penentuan jajaran direksi yang lebih didengar, Biasanya jangka waktunya tidak terbatas dan memiliki pendapatan tetap.

Istilah Investasi Saham

Bagi para pemula ada beberapa istilah yang harus Anda perhatikan. Hal ini sangat penting dipelajari agar dalam perjalanannya Anda tidak bingung. Pergerakan saham sendiri memang dinilai sangat cepat. Seperti, nama sekuritas yang sering di dengar karena beberapa anak perusahaan di berbagai bank mulai menggunakannya.

Nama lain dari sekuritas sendiri adalah broker atau pihak pengelola yang akan jadi perantara antara investor dan pasar modal, mereka bertindak sebagai pelaku dari pasar efek. Sementara, nama investor sendiri digunakan untuk menyebut Anda yang mempunyai uang kemudian membeli saham.

Bagi pemula mencari perusahaan sekuritas memang sangat penting,  karena dari sini jalan Anda menuju kesuksesan dimulai. Biasanya, berbagai perusahaan tersebut menyediakan fasilitas. Baik melalui sebuah demo agar Anda mengetahui bagaimana pergerakan serta cara bermainnya, agar mendapatkan keuntungan.

  • IPO, Bursa Efek, Rekening Dana Nasabah

Istilah lainnya adalah IPO dan Bursa efek, keduanya saling berhubungan satu sama lain. Menurut pengertiannya IPO sendiri merupakan kepanjangan dari Initial Public Offering. Sebuah penawaran pertama dalam perusahaan di lantai Bursa Efek. Hanya saja, tidak sembarangan perusahaan masuk dalam bursa efek tersebut.

Banyak kriteria dan persyaratan harus dipenuhi. Sementara, pengertian dari Bursa Efek sendiri adalah pusat dari perdagangan. Biasanya, semua saham dari seluruh dunia dikumpulkan disini. Bila Anda ingin melihat bagaimana perkembangannya, bisa dilihat kemudian, Anda yang menentukan apakah akan mengambil atau menjual.

Sama halnya dengan menabung di bank, menabung saham juga punya tempatnya sendiri. Semuanya dilakukan disini baik untuk transaksi, baik saat menjual, membeli sehingga, menampung dananya. Bahkan, Anda bisa mencairkannya baik melalui menggunakan nama sendiri atau orang lain.

  • Pasar Sekunder dan Indeks

Dalam investasi saham Anda akan menemukan istilah pasar sekunder dan indeks. Saat sebuah perusahaan melakukan IPO, saham tersebut bisa dilihat dan Anda beli di pasar primernya. Saat saham tersebut sudah tercatat dalam komoditas perdagangan jual beli, maka secara otomatis akan masuk ke pasar sekunder.

Dari sini, semua aktivitasnya diperdagangkan secara aktif, harganya fluktuatif, tidak menentu dalam waktu singkat. Bisa saja detik ini naik, tetapi detik berikutnya menurun tajam. Atau sebaliknya. Sementara,, indeks sendiri menunjukkan pergerakan dari harga tersebut, grafik berupa diagram bisa dilihat.

  • Saham Bluechip dan Gorengan

Nama bluechip digunakan untuk perusahaan yang sudah terkenal. Pergerakannya lebih stabil, mapan, dan termasuk yang paling besar di antara semuanya. Setiap sektor memiliki bluechipnya sendiri-sendiri, biasanya mereka adalah pemimpin dan selalu mendapatkan keuntungan cukup besar, Tidak heran bila banyak investor mencoba membelinya.

Sesuai dengan namanya gorengan merupakan saham yang dipengaruhi oleh berbagai macam kelompok. Tujuannya untuk mendapatkan kepentingan yang menguntungkan satu pihak saja. Ciri utamanya adalah mempunyai kapasitas sangat kecil. Laju pergerakan dalam bursa tidak menentu lebih sering cenderung menunjukkan penurunan.

Imbal dan Risiko

Dalam bahasa saham Anda pasti akan menemukan istilah imbal atau lebih bagusnya adalah keuntungan. Bisa diperoleh melalui dua cara, pertama adalah deviden, keuntungan yang didapatkan selama Anda memegang saham perusahaan tersebut selama satu tahun. Deviden ini akan dibagikan pada seluruh pemilik saham.

Selanjutnya, Capital gain yaitu keuntungan yang bisa Anda dapat dari selisih harga. Biasanya harga jualnya lebih tinggi dari harga beli. Contoh mudahnya demikian Anda membeli dengan harga Rp1000,- kemudian menjualnya dengan nilai Rp1500,-. Selisih tersebut yang disebut dengan Capital gain,

Berbanding terbalik dari imbal, risiko merupakan kerugian yang harus diterima oleh setiap investor. Tetapi, saat berbicara risiko di saham artinya sangat luas. Karena, sifat ini bergantung pada diri Anda. Karena, nilainya fluktuatif, sehingga kerugian yang didapatkan belum tentu menjadi sebuah kerugian.

Sifat yang Diperlukan

Sifat dalam melakukan investasi saham hany ada satu saja yaitu berani dalam menentukan langkah. Seperti, diketahui pergerakannya tidak menentu bahkan pengaruhnya ada banyak mulai dari kondisi perusahaan hingga permintaan dari konsumen apakah tinggi atau bahkan menurun. Hal ini yang akan mempengaruhi bagaimana harga saham tersebut.

Keberanian tersebut bisa dilihat saat Anda mengalami kerugian. Karena, saat harga menurun pasti angka jual Anda juga akan turun. Keberanian untuk menjual atau menahannya sangat penting. Menjual karena takut kerugian akan semakin tinggi, atau menahan karena Anda yakin bahwa saham ini akan menunjukkan peningkatan dan mencapai keuntungan.

Melakukan investasi saham tidak mudah tetapi, tidak terlalu sulit. Dibutuhkan pengetahuan, keberanian, serta pengalaman. Lakukan aksi sejak sekarang dengan melakukan investasi di Universal Broker. Perusahaan saham ternama yang memberikan kemudahan dan keuntungan terutama bagi Anda para pemula.

What's your reaction?
0COOL0WTF0LOVE1LOL