Salah satu cara membeli saham yang paling menguntungkan adalah dengan membeli saham IPO. Investasi saham dipercaya menjadi investasi paling menguntungkan dan mudah dipelajari oleh pemula. Salah satu jenis saham yang bisa anda beli adalah saham IPO. Saham IPO adalah keadaan dimana perusahaan pribadi menjual sebagian sahamnya agar bisa dibeli publik secara luas untuk pertama kalinya. Ingin tahu cara membeli saham IPO dengan benar? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Membeli Saham IPO

  1. Mengobservasi Nilai Saham IPO

Sebelum anda memutuskan untuk membeli saham, anda harus terlebih dahulu melakukan observasi nilai saham baik menggunakan analisa fundamental maupun analisa teknikal. Nah, karena saham IPO belum memiliki grafik histori nilai saham sehingga tidak bisa dilakukan analisa teknikal, anda bisa melakukan analisa fundamental sembari mengumpulkan informasi dan melakukan riset pasar dari berita dan media massa. Selain itu, anda sebaiknya melakukan rekam jejak terhadap kinerja perusahaan yang akan melakukan IPO terutama alasan mengapa perusahaan memutuskan untuk melakukan IPO. Jika perusahaan yang melakukan IPO tercatat tidak baik, sebaiknya anda mengurungkan niat untuk membeli sahamnya karena bisa berakibat buruk pada kinerja saham selanjutnya. Jika anda sudah memutuskan untuk membeli saham IPO suatu perusahaan, anda bisa lanjut ke cara membeli saham IPO selanjutnya.

  1. Menentukan Perusahaan Sekuritas

Syarat utama untuk membeli saham IPO adalah memiliki rekening dana nasabah atau RDN. RDN ini dapat anda miliki dan anda daftarkan pada perusahaan sekuritas yang terdaftar di Bursa Efek. Jadi pertama-tama, anda harus memilih perusahaan sekuritas yang tepat. Lebih baik, anda memilih perusahaan sekuritas yang memiliki aplikasi pembelian dan penjualan saham online agar memudahkan anda melakukan transaksi saham nantinya. Salah satu perusahaan sekuritas atau broker profesional yang dapat anda percaya untuk mengurus investasi saham anda adalah Universal Broker. Perusahaan sekuritas inilah yang bisa membantu anda dalam pembukaan rekening saham, rekening dana nasabah hingga melakukan transaksi saham sampai akhir.

  1. Mengisi Form Book Building

Form ini biasanya akan disediakan oleh perusahaan sekuritas tempat anda membuka RDN. Pada form bookbuilding ini, akan tersedia beberapa informasi yang harus anda isi untuk membeli saham IPO seperti jumlah lot saham yang anda pesan dan harga yang anda tawarkan. Pada form tersebut juga akan tersedia perkiraan harga yang ditawarkan oleh emiten atau perusahaan yang melakukan IPO. Jika mampu, tawarkan harga yang lebih besar dibandingkan yang ditawarkan emiten. Namun anda harus tetap memperhatikan untung dan ruginya ya. Jika anda ragu, mintalah pendapat ke manajer keuangan di perusahaan sekuritas anda.

  1. Melakukan Transaksi Pembelian Saham IPO

Setelah mengisi form book building, serahkan sisanya pada perusahaan sekuritas anda. anda akan diberi laporan tentang berapa jumlah lot saham yang berhasil anda beli ketika transaksinya berhasil.

  1. Memantau Keadaan Pasar

Setelah membeli saham IPO, anda hanya perlu berdiam dan memantau keadaan pasar. Keadaan pasar saham biasanya paling banyak dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional dan internasional (terutama keadaan ekonomi dari industri yang sama dengan bidang industri perusahaan), politik nasional dan masih banyak faktor lainnya. ondisi pasar saham ini harus anda perhatikan agar anda dapat melihat naik turunnya harga saham dan anda bisa menentukan waktu yang tepat untuk menjual kembali saham yang anda miliki.

Demikian penjelasan lengkap dari cara membeli saham IPO yang benar. Semoga informasi diatas dapat membantu. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi!

What's your reaction?
2COOL0WTF0LOVE0LOL